[Perbandingan] PhalconPHP & Laravel (PHP Framework)

PhalconPHP
Laravel

    PhalconPHP dan Laravel merupakan 2 diantara sekian banyak PHP Framework yang saat ini ada di dunia pemrograman web. PhalconPHP merupakan PHP framework dengan implementasi sebagai C ekstension sehingga menawarkan performa yg cukup tinggi yg beberapa pekan ini saya sedang ‘ulik’ karena kebutuhan akan PHP framework dengan kemampuan tinggi dan penggunaan resource yang efisien. Sedangkan Laravel adalah PHP framework yang cukup terkenal dan banyak digunakan oleh web developer (bisa dilihat dari banyaknya komunitas & dukungannya), saya pun sudah cukup lama menggunakan Laravel untuk mengerjakan beberapa project-an. satu hal yang saya rasakan dari Laravel ini adalah kemudahan dalam menggunakannya sehingga mempercepat dalam men-develop web aplikasi dengan Laravel.

     Karena kelebihan yang ditawarkan keduanya maka saya ingin sedikit membandingkan diantara kedua PHP Framework tersebut. Perbandingan yg saya lakukan bukan untuk membuktikan “mana yg lebih baik”, tapi lebih pada kebutuhan saya untuk mengetahui PHP Framework mana diantara PhalconPHP dan Laravel yang bisa memenuhi kebutuhan saya akan PHP Framework yang bisa menangani traffic tinggi tapi juga menggunakan resource secara efisien. Perbandingan yang saya gunakan pun cukup sederhana hanya menggunakan XDEBUG dengan dukungan Webgrind. dibawah tampilan dari webgrind :

Hasil XDEBUG untuk PhalconPHP
PhalconPHP

Hasil XDEBUG untuk Laravel
Laravel

     Kedua PHP Framework tersebut saya setting dengan setting-an default (untuk Phalcon saya tambahkan setting untuk view / template engine serta database) agar berimbang. Dari output XDEBUG terlihat untuk PhalconPHP (dengan setting default) jumlah fungsi yang diload adalah 30 function dengan waktu 133 miliseconds, sedangkan Laravel meload 984 function dengan waktu 420 miliseconds. Terlihat bahwa PhalconPHP cukup sedikit meload fungsi yang dibutuhkan untuk setting-an default dibandingkan dengan Laravel yang cukup banyak. Tapi dari segi meload seluruh fungsi yang dibutuhkan Laravel tidak kalah dari PhalconPHP.
Sekali lagi, perbandingan ini bukan untuk membuktikan PHP Framework mana yang lebih baik tapi sekedar perbandingan untuk kepentingan saya pribadi. PhalconPHP menawarkan speed & efisiensi sumber daya sesuai dengan tag dari PhalconPHP “The Fastest PHP Framework” dan saya pun menyukai PhalconPHP karena saya (selaku developer) benar-benar diberi kebebasan untuk mensetup PhalconPHP sesuai kebutuhan (mengingatkan saya pada Python Framework Pyramid). Sedangkan Laravel menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam pengembangan web aplikasi sesuai dengan tag-nya ” The PHP Framework For Web Artisan”, saya pun sudah cukup lama menggunakan Laravel untuk beberapa project saya utamanya untuk project dengan waktu deadline yang cepat.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s