Ngapain Baca Buku!!!

kucing-baca

“Jak, lagi ngapain sih loe?” tanya jon sambil memperhatikan jak yang sibuk didepan layar komputer
“ini jon, gue lagi ngetrace kiriman buku yang gue pesen. hampir tiga hari perasaan ga nyampe-nyampe tuh buku” jawab jak tanpa memperhatikan jon dan masih sibuk memperhatikan layar monitor dengan jari-jari yang tidak kalah sibuknya menekan tuts keyboard
“Buku apa sih yg loe beli?”
“Buku psikologi sama buku tentang bisnis  jon”
“sering amat sih loe beli buku, dibaca kagak sih?” tanya jon dengan nada meledek
“dibaca lah, jon. emang loe kata buat bungkus gorengan” jawab dengan nada yg tidak kalah meledek
“alah..baca buku mulu,, buat apaan sih baca buku??”
pertanyaan terakhir jon membuat perhatian jak teralihkan dari layar komputer dan jari-jarinya pun terhenti.

— ” —

“ngapain sih baca buku, buang-buang duit, buang-buang buku!!!”
Mungkin itu perkataan yang sering didengar oleh mereka yang sangat menyukai buku (bahkan terlihat lebih seperti maniak terhadap buku) tetapi bukan hanya menyukai buku tetapi melahap habis (membaca) isi dari buku tersebut. mungkin perkataan tersebut ada benarnya, membaca buku hanya menghabiskan uang dan waktu sedangkan manfaatnya tidak terasa dan terlihat. jadi buat apa sih baca buku!!.

Tetapi saya pribadi kurang sependapat tentang ketidak manfaatan membaca buku (yang mungkin sebagian orang juga setuju dengan pendapat saya). memang membaca buku tidak terasa manfaat atau hasilnya ketika itu juga setelah membaca buku. jangan menyamakan membaca buku dengan memakan makanan. memakan makanan mungkin terasa ketika itu juga manfaatnya. kenyang. energi terpenuhi. itu manfaat dan hasil langsung makanan. sedangkan buku tidak selalu terasa manfaat ketika itu juga. walaupun bisa jadi terasa ketika itu juga manfaatnya, contohnya ketika membaca buku yg bersifat teknis yang kita butuhkan ketika itu juga manfaatnya. tapi pada sebagian kasus, manfaat buku baru dapat terasa atau terlihat manfaatnya lama setelah buku tersebut dibaca.

ketika membaca buku tentang keluarga bagi mereka yang belum berkeluarga maka manfaat buku yang ia baca setelah ia berkeluarga. ketika membaca buku tentang mendidik anak bagi mereka yang belum mempunyai anak maka akan terlihat manfaatnya ketika ia mempunyai anak. ketika  ketika membaca buku tentang kepribadian maka manfaatnya akan terlihat manfaatnya ketika ia berhadapan dengan kasus dengan kepribadian. ketika membaca buku bisnis maka manfaatnya akan terlihat ketika ia berbisnis.

Maka manfaat dari membaca buku tidak akan hilang, hanya moment-nya saja yg belum tepat. kalaulah dapat disamakan maka membaca buku sama dengan investasi. ketika berinvestasi dalam bisnis, tidak ketika itu juga profit atau keuntungannya didapat ada jangka waktu sampai investasi tersebut menghasilkan. bisa jadi investasi jangka pendek yg keuntungannya didapat dalam jangka waktu yg sebentar, atau investasi jangka waktu panjang yg keuntungannya didapat dalam jangka waktu yang lama. atau bisa juga manfaat membaca buku dengan mendidik & mengajari anak, tidak seketika itu juga hasil dari didikan dan ajaran orang tua kepada anaknya akan terlihat hasilnya tetapi butuh waktu beberapa lama hingga terlihat hasilnya

Begitu pula dengan membaca buku!!

Tentang jangka waktu dari manfaat membaca buku, beberapa peneliti pernah melakukan penelitian tentang manfaat membaca buku. para peneliti tersebut melakukan penelitian terhadap sekelompok anak muda yang gemar membaca buku dan melihat hasil dari membaca buku tersebut. para peneliti tersebut menemukan ternyata hasil dari bacaan dari buku yg dibaca oleh sekelompok anak muda tersebut muncul 20 tahun setelah buku tersebut dibaca. penelitian ini sejalan dengan jangka waktu diturunkannya al-quran oleh Allah kepada nabi Muhammad dan umat islam. alquran turun kepada nabi Muhammad dan umat islam dalam jangka waktu sekitar 22 tahun, dan apa hasilnya?
setelah 20 tahun al-quran turun islam mulai menyebar ke seantero dunia. persia tunduk. romawi tunduk. perbudakan luntur hingga hilang akhirnya. kesamaan derajat. ajaran-ajaran islam menyinari dunia.

Dari kedua bukti tersebut, cukup rasanya tentang manfaat membaca buku terlepas jangka waktu pendek/sebentar atau panjang/lama terlihat manfaatnya. tak ada kesia-siaan dalam membaca buku, hanya masalah waktu kebermanfaatan dan hasilnya terlihat.

— ” —

Jak menghentikan aktifitasnya dengan komputer dan seperti sedang berpikir akan pertanyaan terakhir jon.
“Karena gue, suka membaca buku dan gue butuh ilmu didalemnya..” jawab jon dengan singkat
“Emang apa manfaatnya sih baca buku?”
“Loe sendiri apa manfaatnya ga baca buku?” tanya jak
jon hanya bisa diam mendengar pertanyaan terakhir jak. dan jak kembali sibuk dengan layar monitor dan tuts keyboardnya.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s