Law Of Attraction, Energy Of Words Dan Kalimat Thayyibah

  Law of attraction (Hukum Tarik Menarik) merupakan salah satu konsep bahwa energi menarik energi lain yg sejenis.energi positif menarik energi positif. energi negatif menarik energi negatif. konsep law of attraction ini juga menurut sebagian orang berlaku pada manusia pada tingkat pikiran. bahwa ketika pikiran kita dipenuhi dengan pikiran negatif, maka pikiran negatif tersebut akan mewujud menjadi peristiwa hidup negatif pada orang tersebut. pun sebaliknya ketika pikiran dipenuhi dengan pikiran positif maka akan mewujud menjadi peristiwa hidup yg positif pula. oleh sebagian orang Law of attraction ini coba diejawantahkan untuk mewujudkan keinginan diri-nya. ketika ingin kehidupan yg indah maka pikirkan kehidupan indah tersebut maka akan terwujudlah keindahan hidup yg diidamkan. ketika menginginkan materi maka pikirkan-lah tentang datangnya materi tersebut dalam kehidupan maka materi tersebut akan datang dalam hidup. yang tentu saja bukan hanya dipikirkan tetapi juga diusahakan, karena pikiran atau keinginan tanpa realisasi niscaya hanya angan-angan.
Law of attraction dalam dimensi pikiran dan realisasi kehidupan hanya sebagian konsep-nya atau dengan kata lain belum utuh, ada konsep pelengkap lain dari law of attraction ini. konsep pelengkap tersebut adalah konsep tentang Energi Of Words (kekuatan dari kata).
Konsep law of attraction dan energy of words ini cukup berkaitan, karena pikiran bagaimanapun bentuknya, bagaimanapun luas-nya, bagaimanapun rumitnya pasti awalnya berbentuk kata. ketika kita memikirkan kesenangan maka muncul kata senang dalam pikiran. ketika memikirkan ketenangan maka muncul kata tenang atau nyaman dalam pikiran. ketika memikirkan keindahan maka muncul kata indah. maka kata adalah bentuk paling sederhana dari apa yang dipikirkan. maka kata adalah simbol pikiran.kata cukup penting kaitannya dengan law of attraction. selain itu melalui kata pula manusia berkomunikasi, kata semacam kesepakatan tak tertulis bagi manusia untuk berkomunikasi dengan manusia lain.
Energi of words ini coba dijelaskan oleh Michelle Arbeau dalam buku The Energy Of Words. Michelle arbeau menjelaskan bahwa setiap kata mempunyai bentuk energi dikandungnya melalui nilai dalam kata tersebut. untuk mengetahui nilai dalam setiap kata sehingga diketahui energi apa yang dikandungnya digunakan konsep numerologi. konsep numerologi adalah mengkonversi setiap huruf dalam kata menjadi angka. maka akan didapat nilai angka dari setiap kata yang selanjutnya akan diketahui energi yang dikandung dalam kata tersebut. yang ingin disampaikan oleh michelle arbeau dalam bukunya adalah “Pilihlah kata yang tepat untuk pikiran-mu, karena kesalahan pemilihan kata akan menghasilkan sesuatu yg beda dengan pikiran-mu”.
Konsep Energi Of Words ini cukup menarik karena kadang kita sering berpikir bahwa kata hanyalah simbol komunikasi saja tanpa kita tahu bahwa kata mempunyai efek besar dalam kehidupan. contoh penerapan dan efek dari sebuah kata adalah melalui penelitian masaru emoto tentang air dalam bukunya The Magic Of Waters. masaru emoto meneliti efek kata terhadap air. dalam bukunya masaru emoto menunjukkan ketika diucapkan kata-kata yang mengandung energi  positif pada air maka akan terwujud kristal indah ketika air tersebut dibekukan. ketika diucapkan kata-kata yang mengandung energi negatif maka air akan terwujud kristal buruk ketika air tersebut dibekukan. penelitian masaru emoto ini bisa jadi adalah bentuk realisasi energi kata.
Ketika saya mencoba memahami konsep Energi Of Words ini pikiran saya langsung terhubung dengan kalimat thayyibah dalam islam. kalimat thayyibah tersebut diantaranya adalah kalimat syahadat, basmalah, hamdalah, ta’awudz, tasbih, tahlil dan masih banyak lagi. Allah mengajarkan umatnya untuk selalu mengucapkan kalimah thayyibah tersebut agar umatnya selamat dunia maupun akhirat kelak. saya beryakinan kalimat thayyibah ini mengandung energi positif. ketika allah mengajarkan untuk membaca basmallah dalam memulai aktifitas / amal maka allah mengarahkan aktifitas / amal kita terberkahi dan sukses. ketika allah mengajarkan membaca hamdallah untuk mengakhiri aktifitas / amal maka allah mengarahkan kepasrahan dalam berusaha. ketika allah mengajarkan untuk membaca ta’waduz maka allah mengarahkan aktifitas / amal kita terjaga. ketika allah mengajarkah syahadat maka allah mengarahkan kita untuk benar dalam aktifitas /amal dan kehidupan. maka tak salah kalimat thayyibah ini adalah kalimat yg terkandung didalamnya energi positif. kalimat thayyibah ini bentuk pengajaran dan pengarahan allah kepada manusia dalam kehidupannya. dalam aktifitas / amalnya. maka tak salah rasanya ketika seorang muslim seharusnya beraktifitas positif. maka tak salah rasanya ketika seorang muslim berkehidupan positif. maka tak salah rasanya ketika seorang muslim berprestasi positif. karena allah memang mengajarkan kepositifan amal, kepositifan hidup.
Maka pilihlah kata yg tepat dan positif untuk pikiran, ungkapkan melalui ucapan dengan tepat dan positif karena itu wujud pikiran dan bentuk pengejawahtahannya dalam aktifitas dan kehidupan. bagi muslim, allah telah mengajarkan melalui kalimat thayyibah, maka baca kalimat thayyibah tersebut di awal-awal aktifitas/ amal, diakhir-akhir aktifitas/amal, disetiap kebutuhan akan perlindungan, dipancaran permintaan dan disepanjang kehidupan.

Wallahua’alam bisshawab..

#MenulisKembaliSetelahVakum

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s