Beginilah Seharusnya Walimatul Ursy

    Tepat kemarin (13 Oktober 2012) salah satu teman saya melepas status lajang-nya alias menikah. Sebuah perayaan cinta antara 2 anak manusia berlawanan jenis, dalam ikatan kesucian yg diwarnai keindahan kasih. sebuah perayaan yang sampai saat ini masih membuat saya iri setiap kali menghadirinya.

    perayaan pernikahan atau seorang muslim menyebutnya dengan walimatul ursy tersebut hampir sama dengan walimatul ursy pada umumnya. mahligai untuk sang pasangan pengantin yang tengah dilanda asmara. digenapi ridha masing-masing orang tua. tempat yang telah dihias dengan berbagai hiasan  penanda adanya kebahagian yang tengah dibagikan ditempat tersebut. makanan yang tersedia dengan aroma kenikmatan dan tamu undangan yang dirasuki pula suka cita dari pasangan pengantin. sungguh syahdu ditengah keramaian.

    Tetapi walimatul ursy teman saya ini sedikit berbeda dengan dengan walimatul  ursy yang sebelumnya pernah saya hadiri. perbedaannya adalah tamu undangannya yang didominasi oleh anak yatim. apabila walimatul ursy pada umumnya banyak dihadiri saudara & teman dari pasangan pengantin dan keluarga, berbeda dengan walimatul ursy teman saya ini karena teman saya & orang tua-nya mengundang banyak anak yatim. ketika saya datang hingga pamit pulang dari walimatul ursy, sekitar 5 mobil rombongan anak yatim yang datang dan menghadiri walimatul ursy. Bahkan bisa jadi rombongan anak yatim lebih banyak lagi, karena saya datang ditengah walimatul ursy dan kataya walimatul ursy ini dilaksanakan hingga malam.

    “Inspiratif dan subhanallah” Ucap saya dalam hati…

    Kenapa saya mengucap Inspiratif dan Subhanallah dalam hati??

    Inspiratif karena walimatul ursy yang teman saya adakan telah menjadi inspirasi saya untuk mengundang anak yatim ketika saya melaksanakan pernikahan nanti-nya.
Subhanallah karena saya merasa walimatul ursy teman saya tersebut seperti dipenuhi dengan belaian ridha allah dan lantunan doa anak yatim yang saya sangat yakin diijabah Allah SWT. apalagi saya melihat sedikit rona kebahagiaan ketika para anak yatim menerima amplop (yang yakin isinya adalah uang). tempat tersebut seakan menjadi sangat sejuk ditengah sedikit kegersangan siang, sejuk karena kebahagiaan para anak yatim tersebut.

    Sesekali saya melirik para anak yatim yang sedang menyantap hidangan. entah mengapa saya sedikit terenyuh melihat wajah mereka yang bahagia. sebuah wajah bahagia yang sedikit menyapu kerinduan mereka akan kehilangan & ketiadaan orang tua. wajah para anak yatim bagi saya telah menjadi bukti akan kasih sayang allah kepada manusia. bersyukurlah bagi kita yang masih memiliki orang tua. bahagiakanlah kedua orang tua kita. berbakti-lah kepada kedua orang tua kita. berikanlah pengabdian kita yg terbaik kita sebagai anak kepada orang tua kita. karena bisa jadi orang tua kita pergi dari belaian kita untuk selamanya. maut bisa menghampiri orang tua kita kapan saja.

    coba-lah tatap sejenak wajah para anak yatim hingga engkau terbayang wajah orang tua-mu dalam setiap doa-doamu. rasakanlah kesedihan para anak yatim hingga engkau bahagia melayani orang tuamu. rasakanlah kehilangan yang dirasakan para anak yatim hingga engkau memeluk erat orang tua mu. rasukilah ketidak beruntungan para anak yatim hingga engkau merasa beruntung dibelai lembut orang tua-mu.

    Kalau saja saya tidak menahan perasaan saya, bisa jadi saya menangis ketika melihat para wajah anak yatim. bukan karena saya sedih, tapi karena saya merasa begitu sangat beruntung dibanding mereka. beruntung karena kedua orang tua saya masih mendampingi saya hingga saat ini. dan merasa beruntung merasai nikmat allah.

    Tepat ketika melihat wajah para anak yatim pula salah satu target hidup saya (Mempunyai yayasan Panti Asuhan Anak Yatim Piatu)menjadi bertambah kuat untuk direalisasikan dan tergambar begitu sangat jelas dalam pikiran dan tekad saya. *Semoga allah memberikan kemudahan untuk mewujudkannya

    Langit dipenuhi awan putih berarak diselingi sinar matahari yang menyinari mahligai dan memberi kehangatan pada senyuman kedua anak manusia yang tengah merayakan cinta. Dunia pun begitu semarak dengan kebahagian rumput bergoyang begitu lembut karena musik kasih kedua anak manusia.semesta pun diwarnai lantunan doa bagi kedua anak manusia. Selamat Merayakan Cinta..

— Tribute to My Friend : Fatwatun Marfuah–
“Semoga Menjadi Keluarga yang Sakinah Mawaddah Rahmah Dan Produktif”

2 pemikiran pada “Beginilah Seharusnya Walimatul Ursy

  1. Bagus sekali tulisannya, sangat menyentuh. Insya Alloh saya akan mengikuti apa yang teman agan lakukan ketika perayaan pernikahan 2 bulan lagi. saya udah menikah 2 tahun yang lalu tapi belum melaksanakan walimatul ursy karena saya dan suami menganggap itu pemborosan yang sia2 tanpa ada manfaat bahkan lebih ke mudarat karena mengharap balasan dan cenderung ke sikap riya. Tapi setelah melihat tulisan agan, saya berubah pikiran bahwa pemborosan itu tergantung dari apa yang kita lakukan. Terima kasih atas pencerahannya

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s