Saya Harus Kaya!!!

Saya harus Kaya!!!

    Salah satu tekad saya adalah menjadi seorang yang kaya, kaya yang dimaksud adalah kaya secara materil/harta. Sebuah tekad yang sangat ambisius dan mungkin untuk sebagian orang kontroversi. sebuah tekad kontroversi bagi sebagian orang karena terkesan bahwa saya sangat mengejar dunia & mengenyampingkan akhirat.

    Saya tidak akan mendebat persepsi orang akan tekad yang satu ini, tapi cukup saya menjelaskan dengan jujur. Ya saya bertekad menjadi seorang yg kaya bahkan sangat sangat kaya. bila memang kaya itu dicerminkan dengan banyak uang maka saya akan kejar dan penuhi itu. Tapi saya tekankan kekayaan yang saya kejar bukanlah titik akhir, tetapi justru kekayaan yang saya kejar adalah sebuah titik awal untuk memenuhi target-target besar lainnya. saya akan sedikit bagi beberapa target besar yang harus saya penuhi dengan kekayaan yang saya dapat nantinya. beberapa target besar saya adalah :

  1. Mempunyai Yayasan Pendidikan untuk Mereka yang tidak mampu (Alasan ingin membuat yayasan pendidikan ini karena saya mempunyai teman & adik tingkat dikampus saya dulu yang berjuang keras melawan kekurangan materi agar bisa tetap kuliah. Dari perjuangan hidup mereka-lah maka saya menentukan target besar saya yang satu ini)
  2. Mempunyai Pondok Yatim Piatu (Alasan saya mencanangkan Target besar saya yang satu sederhana, yaitu karena saya ingin bisa bersama dengan rasullah disurga kelak)
  3. Menaikkan Haji Kedua Orang tua (kalau untuk target besar yang satu ini sebenarnya untuk membalas segala curahan cinta & pengorbanan kedua orang tua saya, walaupun pasti apa yang saya berikan ini sangat jauh dibandingkan curahan cinta kedua orang tua saya. Saya harus benar-benar fokus dan dalam tempo yang tidak terlalu lama untuk merealisasikan target yang satu ini karena adik saya pun punya target yang sama. Maka saya pun tertantang untuk memenuhi salah satu pintu birrul walidain. Kita berkompetisi dek!!!)

    Saya hanya menyebutkan 3 dari sekian banyak target besar saya yang ketiga-nya membutuhkan sebuah materi yang lumayan besar. Dan saya menilai bahwa menjadi kaya tidaklah salah bahkan Murabbi saya pun mengatakan secara tidak langsung: “Tidak ada yang salah dengan menjadi kaya, tidak ada yg salah jg dengan punya banyak harta.”. tekad saya yang ingin menjadi kaya pun, saya rasa tidak bertentangan dengan ajaran zuhud dalam agama islam. Kalaulah zuhud diartikan sebagai miskin atau apa adanya, maka abdurahman bin auf sudah sejak dulu menampilkan sikap bertentangan dengan zuhud ini. Tetapi saya mengartikan zuhud sebagai sikap yang fair terhadap segala urusan dunia bahkan menjadikan dunia sebagai wasilah kekayaan akhirat (baca:pahala). Karena Abdurahman bin auf merupakan seorang saudagar yang sangat kaya ketika itu, tetapi kekayaannya tidak membuat terlena di dunia. justru kekayaannya menjadikan dia seorang ahli surga. Justru saya sangat tidak menyukai kemiskinan, karena kemiskinan lebih dekat kepada kefakiran dan sifat-sifat yang tidak produktif seperti meminta-minta & tidak berusaha. Maka saya pun menilai menjadi kaya adalah sebuah keharusan bagi seorang muslim. Jangan sampai atas dalih zuhud, menjadi kaya dijauhi bahkan dibenci.

   Oleh Karena itu saya harus Kaya Dunia agar Kekayaan Di Akhirat melebihi kekayaan saya di Dunia. Ya Allah mudahkanlah target saya ini, jadikanlah Dunia beserta isinya digenggaman dan akhirat di pikiran dan hati saya…

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s