Laki-Laki dan Perempuan

   

    Dulu saya mempunyai buku yang berjudul “Why women can do, Men can’t do” (klo ga salah judulnya itu,intinya judul buku itu nunjukin apa-apa yang perempuan bisa lakukan tetapi laki-laki tidak bisa maupun sebaliknya) dan saya sempat membaca buku itu sebagian karena buku tersebut hilang atau tepatnya dipinjam dan tidak dikembalikan sampai sekarang.  hasil pemahaman dari membaca sebagian kecil dari buku tersebut adalah bahwa ternyata perempuan mempunyai kecenderungan tertentu yang tidak dimiliki oleh laki-laki. contoh kecenderungan khusus perempuan yang disebutkan dalam buku itu salah satunya adalah daya fokus perempuan yang melebar/tidak hanya tertuju pada satu titik tertentu saja, sedangkan laki-laki menurut buku itu mempunyai daya fokus yang cenderung tertuju pada satu titik saja. sehingga dengan kecenderungan perempuan yang mempunyai daya fokus melebar sangat sesuai untuk menjadi pengasuh anak (bukan berarti laki-laki tidak bisa mengasuh anak).Dengan daya fokus perempuan yang melebar tersebut, perempuan mampu mengantisipasi bahaya yang mengancam anak-nya. disatu fokus ia mengasuh anaknya tetapi disatu fokus yang lain ia juga fokus pada ancaman-ancaman yang mengancam  anaknya. sedangkan laki-laki yang cenderung fokus pada satu titik sangat sesuai dengan mencari nafkah untuk anak istrinya (bukan berarti perempuan tidak bisa mencari nafkah). dan masih banyak lagi kelebihan-kelebihan perempuan yang mungkin tidak dimiliki laki-laki maupun sebaliknya (karena saya tidak membaca buku itu sampai akhir, jadi tidak bisa menuliskan contoh lain)

    Terlepas benar atau tidaknya fakta terkait perempuan dan laki-laki dalam buku tersebut, ada satu hal yang menarik bagi saya. yaitu perempuan & laki-laki mempunyai kecenderungan/kekhasan tersendiri yang tidak dimiliki lawan jenisnya. sebuah kecenderungan/kekhasan yang menurut saya adalah sebuah kodrat dari allah. Makanya saya sedikit aneh juga terhadap mereka yang mengaku memperjuangkan kesetaraan gender. karena apa yang mau disetarakan antara laki-laki dan perempuan? karena menurut saya laki-laki dan perempuan memang sudah setara (sebagai mahluk/manusia laki-laki dan perempuan setara, tetapi secara kepemimpinan menurut islam laki-laki lebih utama). tetapi jangan diartikan setara adalah sama, karena kalau diartikan setara antara laki-laki dan perempuan adalah sama maka itu adalah sebuah yang mustahil. mustahil bagi laki-laki untuk melahirkan sama mustahilnya juga dengan perempuan yang ingin mempunyai janggut. Karena laki-laki dan perempuan memang setara, disatu sisi laki-laki mempunyai keutamaan tetapi jangan dinafikan juga kalau perempuan pun mempunyai keutamaan yang tidak mungkin dimiliki oleh laki-laki.

    Jadi menurut saya kesetaraan gender adalah hal aneh, karena sudah dari dulu perempuan & laki-laki itu setara. Justru dengan kampanye kesetaraan gender oleh para aktivisnya membuat seakan-akan perempuan itu satu kasta dibawah perempuan.

wallahua’alam…

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s