Kaki Tanpa “Bungkus”

kaki

   Entah Kenapa saya sangat tidak nyaman ketika harus menggunakan “bungkus” kaki bernama sepatu. entah sepatu mahal seharga 1 juta-an atau sepatu murah seharga curian (kenapa curian? karena sangat murah banget tapi kalau lagi apes bisa mahal banget tuh sepatu) tetep aja ga nyaman. mungkin ini karena naluri ke-kampung-an yang terlanjur kental dan mendarah daging didalam tubuh saya (kalau di liat pake mikroskop pasti darah saya akan mengandung kata “bocah kampung” di susunan DNA-nya. gak percaya!!! silahkan buktikan). wajar kalau naluri ke-kampung-an saya sangat kental, karena saya dulu tumbuh di sukabumi (sebenarnya sukabumi itu kota, tapi karena saya hidup dikampungnya makanya tetep ga ter-kota-isasi) negara bagian kampung babakan yang banyak dihiasi dengan warna hijau alias sawah. karena background lingkungannya sawah maka yg namanya sepatu seakan sebuah anomali bagi kaki ini, justru yang akrab dengan kaki ini adalah lumpur dan kerikil.
Konon katanya interaksi bagian bawah kaki dengan bumi (baca:kerikil, batu, lumpur) bisa menyehatkan tubuh (mungkin para ahli kesehatan bisa meneliti ini), ya walaupun kena tusukan paku-paku karatan sedikit mah tidak masalah yang penting bisa meng-interaksi-kan kaki ini dengan bumi.
Nah kebiasaan kaki tanpa bungkus atau lebih kerennya “nyekermen” terbawa sampai kota [benar-benar kota] bandung, ketika harus memakai sepatu kemanapun maka bisa dipastikan kaki tidak akan nyaman. ketidak nyamanan ini membuat kaki selalu ingin menendang sesuatu apapun, bukan karena si empu-nya kaki ingin melampiaskan kekesalan karena pake sepatu tetapi si kaki-nya yg ingin melepaskan ketidak nyamanan dengan menendang sesuatu. belum lagi kalau pakai bungkus kaki maka dapat dipastikan bau yang sangat sedap sehingga karena saking sedapnya menjadi tidak sedap.
Oleh karena itu mari kita galakkan “Kaki Tanpa Bungkus”
(edisi gak jelas)

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s