Tantangan Da’i (QS al-baqarah:44 & al-shaff:2-3)

   Dakwah merupakan proses menyampaikan ajaran-ajaran islam oleh seorang da’i (penyeru dakwah) kepada mad’u (objek dakwah), sehingga frame hidup seorang mad’u berubah menjadi standarisasi islam dengan qur’an & hadits  sebagai acuan/referensinya. sedangkan bagi seorang da’i ketika dia berdakwah maka mereka pun harus memperhatikan kewajiban dirinya terhadap ajaran islam itu sendiri serta segala sikap hidupnya (seluruhnya) tidak boleh kontradiktif dengan segala nilai-nilai islam. karena secara tidak langsung para da’i adalah teladan bagi mad’u-mad’unya  sehingga ketika mereka melihat sikap kontradiktif para da’i dengan nilai islam yang mereka dakwahkan akan sangat berpengaruh.
hal ini telah allah ingatkan kepada para da’i yaitu melalui surat al-baqarah : 44

artinya : “mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca al-kitab (taurat) maka tidakkah kamu berpikir??”
(asbabun nuzul ayat : al wahidi dan ats-Tsa’labi meriwayatkan dari jalur al-kalbi dari abu shaleh dari ibnu abbas, dia berkata, “ayat ini turun pada orang yahudi madinah. ketika itu salah seorang dari mereka berkata kepada keluarga menantu, para kerabat, dan orang-orang yang mempunyai hubungan sesusuan dengannya yang semuanya adalah muslim,Tetaplah pada agama kalian dan pada apa yang diperintahkan oleh irang itu (Muhammad) karena apa yang diperintahkannya adalah benar”. ketika itu orang-orang yahudi memang terbiasa menganjurkan hal itu kepada orang-orang, namun mereka sendiri tidak melakukannya)

   Ayat ini merupakan sebuah teguran tidak langsung bagi para da’i yang berdakwah nilai-nilai islam kepada mad’u-nya tetapi di satu sisi mereka melupakan kewajiban diri mereka sendiri atas islam. Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Anas bin Malik, aku pernah mendengar Rasullah SAW bersabda :

“pada malam aku dinaikkan ke langit (mi’raj), aku melewati beberapa orang yang bibir dan lidahnya dipotong dengan gunting yang terbuat dari api. kemudian aku tanykan:”siapakah mereka itu, hai jibril?” jibril pun menjawab:”Mereka itu adalah para pemberi ceramah dari umatmu yang menyuruh berbuat baik kepada manusia tetapi melupakannya dirinya sendiri.” (HR.Ibnu Majah, Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Mardawaih)

   hadits diatas merupakan sebuah pengingat bagi para da’i jangan sampai mereka berdakwah tetapi melalaikan kewajiban dirinya sendiri terhadap nilai-nilai islam atau lebih buruk lagi ketika para da’i berbuat sesuatu yang kontradiktif dengan nilai-nilai islam yang mereka dakwahkan, karena ketika mereka bersikap seperti itu maka allah memberi peringatan dalam Surat as-shaff:2-3 :

artinya : “wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? . Amat besar kebencian di sisi allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan”.

   surat as-shaff ayat 2-3 merupakan sebuah teguran yang sangat keras bagi para da’i yang berdakwah tetapi disatu sisi mereka melakukan sesuatu yg kontradiktif dengan nilai-nilai islam yang mereka dakwahkan. karena secara tidak langsung sikap seperti ini akan mempengaruhi pandangan para mad’u-nya terhadap ajaran-ajaran islam yang mereka terima serta bagi para da’i akan mendapat ganjaran yang melebihi mad’unya karena para da’i telah mempunyai pengetahuan akan hukum ketika melakukan sesuatu yang dilarang oleh ajaran islam. ibnu katsir berkata :

“namun seorang ulama dengan keadaan seperti itu tercela karena meninggalkan ketaatan dan mengerjakan kemaksiatan sedang ia mengetahui, dan tindakannya menyalahi perintah dan larangan itu berdasarkan pada pengetahuannya akan hal tersebut. sesungguhnya orang yang mengetahui tidak sama dengan orang yang tidak mengetahui. oleh karena itu, ada beberapa hadits yang memaparkan ancaman keras terhadap hal itu”

   Oleh karena itu berhati-berhatilah bagi para da’i dalam setiap perbuatannya karena sesungguhnya para mad’u memperhatikan & meneladanimu serta yakinlah bahwa Allah SWT selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita..wallahu’alan
(seri rangkuman materi halaqah)

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s