arus

entah mengapa ketika bergerak selalu saja ada tetesan lumpur

ketika di awal, kebeningan yang menjadi motivasi

tetapi tetesan lumpur telah mengotori-nya

arus deras tersebut telah terkotori dengan lumpur hitam

hanya satu titik lumpur tetapi telah membuat keruh kebeningannya

memang deras tapi tidak lagi jernih

tapi telah menjadi keruh

sangat keruh sehingga keindahan dasarnya tidak terlihat

hanya kepekatan yang tampak

sangat pekat sehingga cahaya mentari tidak sedikit pun mau singgah

sesekali rumput menyapa

tapi itu tidak mampu membuat lagi jernih

lalu air bah menampar

sangat sakit memang tapi telah membuat kembali arus itu jernih kembali

cahaya mentari pun kembali singgah

dan rumput pun bergoyang kegirangan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s